"Padahal, kalau tidak salah mas, realisasi hotmix itu realisasinya atau pelaksanaannya pada bulan November 2020 yang lalu, setelah Pilkada atau Pilbup Sumenep kemaren, tapi sudah banyak yang rusak seperti itu," kata Abdus (sapaan akrabnya) kepada Wartawan MaduraPost pada saat dihubungi via WhatsApp-nya, Rabu (17/2/2021).
Disoal kira-kira siapa pelaksana dari proyek tersebut, Abdus menjelaskan, kalau yang melaksanakan hotmix itu kalau tidak salah orang Sumenep.
"Tidak tahu pastinya mas, siapa pemilik proyek itu, cuma pada saat saya tanya ke salah satu pekerjanya waktu itu, mengatakan semuanya dari Sumenep," tuturnya.
Kemudian disoal disebelah mana saja sepengetahuannya yang sudah rusak parah dan sejak kapan kira-kira rusaknya itu, serta seperti apa harapannya, ia Abdus mengatakan, kalau ada beberapa titik bagian yang sudah rusak parah.