SUMENEP, MaduraPost - Berbicara peredaran narkoba yang semakin marak terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tak lepas dari peran pemerintah untuk mencegah.

Terlihat dari pasangan calon bupati (Cabup) nomor urut 1, Achmad Fauzi. Langkah Cabup Fauzi untuk menekan pasar gelap peredaran narkoba, dalam hal ini melibatkan kiai, guru ngaji, hingga kampung tangguh.

Pada dasarnya, pasar gelap peredaran narkoba di Sumenep, masih lumayan cukup tinggi. Hal itu diketahui, saat Polres Sumenep gencar-gencarnya beberapa pekan terakhir menumpas peredarannya kota keris tersebut.

Tentu perlu kerjasama banyak pihak untuk menekannya. Sebab itu, Cabup Achmad Fauzi menaruh perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Suami Nia Kurnia ini mengatakan, apabila peredaran narkoba di Kabupaten ujung timur Pulau Madura tak boleh dibiarkan terus menerus meluas.

Peran pentingnya, dirinya berupaya untuk memerangi peredaran narkoba, terutama jika terpilih sebagai bupati pada pemilihan bupati (Pilbup) 9 Desember 2020 mendatang, dengan cara menggandeng para kiai dan mendorong guru ngaji untuk ikut serta menyosialisasikan bahaya barang haram tersebut.