SUMENEP, Madurapost.net - Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengakui ada oknum yang diduga menjadi calo dalam program bantuan pemulihan sektor ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sebesar Rp 2,4 juta kepada masyarakat yang memiliki usaha mikro.

Sustono, Kadiskop dan UMKM Sumenep menerangkan jika telah mensosialisasikan program tersebut tanpa pungutan biaya.

"Sudah saya sampaikan, program bantuan ini tidak dipungut biaya apapun. Misalkan ada, berarti oknum, kalau oknum berarti jangan membawa nama Dinas," terangnya, saat dikonfirmasi media di kantornya, Rabu (21/10).

Dirinya memastikan, untuk relawan yang menjadi tim koordinasi program tersebut bisa diandalkan, namun terlepas dari rekomendasi Dinas Koperasi dan UMKM Sumenep.

"Baik wilayah Kepulauan (Kolektif) dan daratan tidak ada pungutan biaya. Kalau kemudian mengkomunikasikan sendiri atas nama relawan, itu urusan mereka. Yang jelas kami tidak pernah merekomendasi dan menyampaikan, apalagi memerintahkan agar diberikan transport," kata dia.