PAMEKASAN, Madurapost.net - Forum Kajian Mahasiswa dan Pemuda Pamekasan (FKMPP) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berlokasi di Jl. Jokotole Kabupaten Pamekasan, Selasa (20/10/2020).
Aksi itu dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban pihak BPBD Kabupaten Pamekasan, terkait adanya temuan yang mengarah pada tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pihak BPBD pada pengadaan 1550 tandon air untuk pencegahan Covid-19.
Dalam orasinya, Korlap aksi Bara Bawaid mengatakan, anggaran untuk pengadaan tandon air cuci tangan dan penyangganya itu sangat fantastis.
"Maka dari itu, sudah menjadi tugas BPBD untuk lebih progres lagi dalam merealisasikan anggaran itu, dan sifatnya itu harus terbuka dalam serapan anggaran yang sudah direalisasikannya," ucapnya.
Bawaid mengatakan, kedatangannya itu bertujuan untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban pihak BPBD setelah pihaknya menemukan ketidak sesuaian pada satuan harga dengan satuan harga yang ada di pasaran.