"Mudah-mudahan dalam waktu dekat para ahli bisa datang ke sini dan mampu menenangkan masyarakat, itu yang utama," terang dia.
Menurutnya, kandungan yang terdapat dalam semburan air lumpur tersebut dapat menggangu kesehatan.
Baca Juga:Serap Aspirasi Melalui Safari Ramadan, Bupati Sumenep Target Program Pembangunan APBD 2024 Tumbuh
"Tadi sudah video call dengan Pak Oni yang membidangi masalah seperti ini di ESDA Provinsi. Beliau minta agar sementara waktu jangan ada api yang mendekati ke lokasi ini," paparnya.
Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan kandungan yang ada dalam semburan air mirip lumpur tersebut.