SAMPANG, MaduraPost - DPC Ormas ProJokowi (ProJo) Kabupaten Sampang menggelar audiensi di Balai Besar Pelakasnaan Jalan Nasional (BBPJN).  Audiensi itu bertujuan untuk mengawal  bantuan presiden (Banpres) yang akan digelontorkan di Kabupaten Sampang berupa 2 kegiatan pembangunan jalan poros Kabupaten. Selasa (30/04/2024).

Jalan poros Kabupaten Sampang tersebut adalah Kedungdung-Bringkoning dan Tambelengan-Banyuates. Kegiatan ini dianggarkan oleh Pemerintah Pusat melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) senilai 91.918.056.000.

Dilansir dari laman resmi layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), kegiatan pembangunan itu terdapat dua bagian. Jalan Kedungdung-Bringkoning dianggarkan 24.896.722.000, sementara Jalan Tambelengan-Banyuates dianggarkan 67.021.334.000.

ProJo bersama masyarakat saat audiensi meminta pihak yang nantinya mengerjakan proyek tersebut untuk dikerjakan sesuai dengan spek.

"Projo berjanji akan mengawal kegiatan ini karena jalan yang akan dibangun ini sudah lebih 20 tahun tidak tersentuh bangunan dari Pemerintah," kata Sekertaris DPC Projo, Hanafi, Selasa, (30/4/2024).

Dalam pertemuan itu, Projo meminta BBPJN untuk tidak ikut serta atau mengarahkan terhadap penyedia jasa tertentu yang mengerjakan kegiatan jalan poros Kabupaten.

"Kami sampaikan seperti itu kepada  BBPJN apalagi dalam forum tersebut ada pejabat pembuat komitmen (PPK) 3.4 Jatim Bali," ungkapnya.

Hanafi menambahkan, lelang terbuka di kegiatan preservasi sudah muncul penawaran-penawaran  dari beberapa penyedia jasa. Projo berharap, BBPJN tidak melakukan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) dalam banpres ini.

"Perbaikan jalan ini sudah lama dinanti-nanti oleh masyarakat, jadi perlunya pengawasan yang ketat sehingga tidak seperti pengerjaan lainnya yang baru selesai dikerjakan sudah rusak," harapnya.