SAMPANG, MaduraPost - "Mulutmu Harimaumu" mungkin itu adalah kata yang tepat untuk kejadian yang menimpa Kepala Puskesmas Robatal dr. Beny Irawan saat menggelar audiensi dengan Aliansi Pemuda Reformasi di Aula Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten setempat. Selasa (11/07/2023).

Audiensi tersebut menindaklanjuti terkait ucapan Kapus Robatal yang diduga melecehkan salah seorang pasien saat hendak meminta surat rujukan ke Puskesmas Robatal. Alih-alih bukan mendapat rujukan, pasien atas nama Raudlatul (19) mendapat kata-kata yang tidak pantas dari Kepala Puskesmas Robatal.

Saat audiensi, salah satu anggota keluarga pasien tersulut emosi akibatnya dr. Beny Irawan Kapus Robatal sempat bersitegang dengan keluarga pasien, dilarenakan jawaban dr. Beny Irawan dianggap menyudutkan keluarga pasien.

Salah seorang masyarakat Robatal Mat Jusi mengatakan, dirinya tidak membenarkan prilaku yang dilakukan salah satu aktivis tersebut. Meski begitu, menurut Jausi hal tersebut buntut dari pelayanan Puskesmas Robatal semenjak dipimpin oleh dr. Beny dianggap bobrok.

"Sejak dipimpin dr. Beny Irawan Puskesmas Robatal mempunyai banyak masalah. Ini menandakan dr Beny tidak becus dalam memimpin puskesmas Robatal," ucap Jusi yang aktif mendampingi masyarakat untuk berobat. Jumat, 14/07/2023.