"Selain itu, Bazar Inovasi Pendidikan ini sebagai ajang evaluasi dan refleksi masing-masing sekolah untuk saling belajar mengembangkan dan memajukan lembaganya," imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan yang akrab disapa Edi itu juga mengungkapkan, bahwa ada sebanyak 399 program inovasi pendidikan yang ditampilkan di kegiatan bazar. Ratusan program inovasi itu dipajang di x-banner, sehingga semua peserta maupun pengunjung yang datang bisa melihatnya.
"Selain x-banner kami juga menyediakan sekitar 17 stand yang menyediakan produk UMKM dari lembaga pendidikan, PGRI, IGTK, dan Himpaudi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan bazar inovasi pendidikan tersebut.