"Ini tidak hanya berimbas pada kebutuhan pokok, melainkan pada pelaku usaha ataupun jasa karena nantinya akan ada penyesuaian harga," imbuhnya.
Sementara itu Khairul Umam wakil ketua DPRD kabupaten Pamekasan, merespon positif apa yang di sampaikan korlap dalam orasinya, dirinya juga menilai momentum kenaikan harga bbm kurang tepat.
"Momen yang dilakukan pemerintah kurang tepat, pasalnya kita ini sedang melakukan pemulihan ekonomi," kata dia.
Selain itu. dirinya berjanji akan menyampaikan penolakan tersebut ke DPR RI agar pemerintah pusat meninjau kembali terkait kenaikan harga BBM.