Alokasi anggaran penyediaan seragam bagi siswa SD dan MI sederajat se Kabupaten Sumenep itu ditaksir mencapai Rp 3 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, sehingga semua kebutuhan dan ukuran dapat ter-cover,” ujar Agus.

Agus mengungkapkan, program seragam gratis itu semata-mata untuk memberdayakan penjahit lokal.

Pihaknya berharap, lewat progam ini dapat memudahkan dan meringankan beban masyarakat. Disamping itu, untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan Kabupaten Sumenep.