"Kita butuh tangkis laut yang benar-benar bisa menangkis air laut masuk ke rumah warga, harus tinggi. Selama ini kan bergantung kepada tanggul tambak milik perorangan, maka jika tambaknya jebol pasti tergenang rumah kami," kata dia lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Gersik Putih, Muhab, membenarkan sejumlah rumah warganya yang terdampak air laut pasang.

"Iya, karena tanggul tambak warga jebol, makanya rumah-rumah di sekitar sana tergenang air," kata Muhab, saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya.

Menurutnya, untuk membangun tangkis laut sudah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), hanya saja belum tercover.

"Beberapa kali sudah saya ajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) saat Musrenbangcam, tapi sampai saat ini belum dapat," jelasnya.