Para korban juga dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan saat dilakukan pengecekan awal oleh tim medis Puskesmas Sapeken secara umum.

Hilangnya Kapal Zidane Express pada Jumat (27/5/2022) sekitar pukul 10.00 WIB kemarin disebabkan oleh matinya mesin kapal.

Keterangan nakhoda Kapal Zidane Express, Ali Wafa pada polisi, saat mesin kapal mengalami mati di perairan antara Pulau Saubi dan Pulau Sabuntan ombak cukup besar.

Sehingga, membuat air laut masuk melalui knalpot yang membuat kapal akhirnya tenggelam karena muatan yang berat.