Menurutnya, di lihat dari surat pemberitahuan aksi yang sudah jauh-jauh sebelumnya disiapkan, pihaknya menduga ada oknum-oknum yang mempunyai kepentingan terlibat terhadap pembatalan aksi tersebut.

"Apakah ada orang yang punya kepentingan dalam aksi ini supaya tuntutan pemberhentian Kejari tidak dilakukan. Saya sangat menyayangkan pembatalan aksi tersebut," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Korlap aksi Sumenep" class="inline-tag-link">Gerpas Sumenep belum ada respon. Meski saat dihubungi MaduraPost melalui sambungan selularnya terdengar aktif.

Begitupun Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, belum merespon soal surat pemberitahuan aksi yang dilayangkan ke Mapolres setempat.