Bung Taufik (akrab disapa) juga menyatakan dalam orasinya, kalau dalam aksinya itu pihaknya meminta harus ada kinerja yang jelas sesuai Pedoman Umum (Pedum) dari pihak Pamekasan" class="inline-tag-link">KP3 Pamekasan meskipun telat. Sehingga tidak ada lagi, kata dia, tragedi atau kasus penimbunan pupuk subsidi dan penyelundupan ke luar Madura.
"Dalam juknis pedoman KP3 itu sudah sangat terperinci terkait kewajiban, wewenang serta hak yang harus dilakukan oleh KP3. Nah jika itu dikerjakan maka sulit mafia untuk bermain. Yang jelas beberapa tahun terkahir ini kinerja Pamekasan" class="inline-tag-link">KP3 Pamekasan tidak jelas bahkan bisa dikatakan tidak ada progres apa-apa," pungkasnya.
"Anggotanya aja ada, anggarannya ada, namun kerjanya tidak ada, jika memang tidak mau bekerja mending bubarkan saja Pamekasan" class="inline-tag-link">KP3 Pamekasan ini," tegas taufik aksinya.
Sementara itu, saat Sekretaris KP3 sekaligus Kabag Perekonomian Pamekasan Fattah dan Ajib Abdullah selaku Kadis DKPP sekaligus anggota Pamekasan" class="inline-tag-link">KP3 Pamekasan mau memberikan penjelasan, massa aksi malah menolaknya karena Ketua KP3 (Sekda Pamekasan) dan beberapa anggota KP3 lainnya tidak hadir dalam aksi tersebut.