PAMEKASAN, MaduraPost - Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Nyalabu Laok, Kecamatan Pamekasan, Madura, Jawa Timur kini juga terindikasi monopoli dan tidak transparan soal penggunaan dana Pilkades.
Pasalnya, hingga kini selain Bendahara P2KD-nya (P2KD Nyalabu Laok, red) tidak diberikan peranan dan tidak diberi tahu mengenai perincian pengeluaran dana itu, Ketua P2KD tersebut juga tidak pernah membahasnya (dana Pilkades, re) dengan seluruh anggotanya.
Hal itu diakui oleh Dayat selaku Bendahara P2KD Nyalabu Laok pada saat dihubungi melalui telepon seluler. Dayat mengatakan,
bahwasanya sejak awal sampai saat ini dirinya tidak pernah tahu-menahu masalah catatan pengeluaran dana Pilkades tersebut.
"Saya mulai sebelumnya masalah oret-oretan (catatan) pengeluaran dana itu tidak tahu," katanya kepada Pewarta Media ini, pada (17/4) kemaren.