Itu artinya, RSUD Waru selama ini meski sudah ada dokter spesialis dalam hanya bisa melakukan Diagnosa brainly.

Persoalan ini merupakan hal yang perlu dipecahkan oleh direktur yang baru menjabat beberapa bulan tersebut, karena bagaimanapaun RSUD Waru adalah rumah sakit rujukan sebagaimana selama ini masih bisa di katakan minim asaz mamfaat nya terhadap warga Pantura, karena sejauh ini warga pantura masih banyak yang berobat ke kota Pamekasan.

Menyikapi persoalan tersebut Ketua Pamekasan" class="inline-tag-link">Komisi IV DPRD Pamekasan, Moh Sahur mengatakan, jika hal tersebut benar, berarti itu adalah kelalaian pihak rumah sakit.

"Seharusnya Alkes dipersiapkan, jika memang tidak ada kami akan melakukan kroscek apa saja yang tidak ada, dan kami juga akan melihat anggaran tahun 2022," kata sahur.