PAMEKASAN, MaduraPost - Setelah sebelumnya didemo dan diaudiensi, penolakan terhadap Fattah Jasin sebagai Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Madura, Jawa Timur hingga kini terus dilakukan oleh sejumlah aktivis setempat.
Bahkan rencana pemilihannya (Pilwabup Pamekasan, red) yang akan digelar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, pada (28/3) mendatang itu nampaknya akan disambut pemboikotan oleh sejumlah massa.
Yakni, sejumlah massa yang tergabung dalam Front Aksi Massa (FAMAS), Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim), Barisan Mahasiswa Madura (BMM), Forum Aspirasi Rakyat Madura (FARA) dan beberapa elemen masyarakat lainnya.
Hal itu terbukti dengan adanya seruan moral boikot terhadap Pilwabup Pamekasan di Pamflet yang beredar di group-group WhatsApp dan jejaring sosial lainnya dalam beberapa hari terakhir ini.
Dalam Pamflet seruan moral tersebut mereka memberikan tagar (#), yakni tagar Cawabup itu harus asli putra Daerah Pamekasan, menolak Fattah Jasin menjadi Cawabup Pamekasan dan Pamekasan bukan tempat pembuangan politisi gagal.