"Yang tidak berkepentingan tolong jangan bersuara, Bupati kemana, Wakil Bupati kemana. Mengapa harus diwakilkan, kami butuh Bupati Sumenep untuk menemui mahasiswa secara langsung," kata Ari menegaskan.
Hingga berita ini diterbitkan, mahasiswa memaksa masuk ke halaman Kantor Pemkab Sumenep. Disana, mahasiswa melakukan mimbar bebas berorasi secara bergiliran.