Menurut Gatot, Nawedi masih dalam masa pengasingan karena Nawedi merupakan tahanan yang agak arogan kepada napi yang lain.
"Makanya, kami mengambil langkah sampai menunggu proses BAP, untuk sementara di sel pengasinggan di tahanan Rutan, namun pada hari itu, Nawedi kabur lewat pintu sel dengan menjebol Bangker dengan mengkerrok tembok pakai sikat gigi. Kemudian meloncat tembok tahanan," ungkapnya.
Pihaknya berharap kepada pihak keluarga agar membantu proses pencarian, Atau bagi masyarakat yang menemukan yang bersangkutan agar melapor kepada pihak yang berwajib.
Pantauan MaduraPost, bagunan Rutan Kelas II B Kabupaten Sampang sudah tidak layak dan harus segera di renovasi. Tinggi bangunan yang hanya 2,80 meter memudahkan para terpidana untuk melarikan diri.