Bagi para penikmatnya, kata dia, kopi memiliki arti yang cukup mendalam. Kopi tak hanya sekadar minuman saja, tetapi juga mengandung filosofi yang mendalam, terutama tentang kehidupan. Dengan meminum kopi terlebih dahulu, mungkin bisa menenangkan pikiran sebelum memulai aktivitas.

"Sebagai jurnalis, bagi kita perbanyak ngopi agar tak lupa menuliskan kebenaran," cetusnya dengan tegas.

"Bila pikiran tenang, maka yang ditulis pula tenang, lugas dan terstruktur. Sebaliknya, jika agak ruwet, maka menulis pun bisa saja tidak konsentrasi, inovasi juga kadang ngadat. Maka kopi solusinya," sembari menambahkan dengan menebar senyum lebar.

Sekedar informasi, Komunitas "Jurnalis Arya Wiraraja" hanyalah sebuah perkumpulan para kuli tinta yang tidak memiliki legal standing jelas, mereka terbentuk tiba-tiba, tak punya AD/ART dan tak punya susunan kepengurusan.