Pihaknya meminta agar Sumenep" class="inline-tag-link">Dinas PRKP dan Perhubungan Sumenep untuk menghentikan perbaikan dermaga tersebut.

"Ini nanti takut jadi problem, apalagi katanya itu nanti ada penambahan tongkang baru. Hal ini tidak akan mengurai kemacetan. Saya curiga kenapa pemilik tongkang ini ngotot ingin memperbaiki dermaga," tanya Syai heran.

Pihaknya juga mengatakan, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Dinas PRKP dan Perhubungan Sumenep, Moh. Jakfar menyebut, jika perbaikan dermaga tersebut tidak boleh menggunakan anggaran pribadi melainkan anggaran dinas.

"Kepala dinasnya kemarin ngomong begitu ke saya," kata dia menjelaskan.

Namun setelah dikonfirmasi MaduraPost, berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Dinas PRKP dan Perhubungan Sumenep, Moh. Jakfar. Pihaknya menuturkan, siapa saja yang ingin membantu pembiayaan perbaikan dermaga dipersilahkan, meski dari perorangan.