SAMPANG, MaduraPost - Realisasi proyek pembangunan gedung Yayasan Al-Qornain, di Dusun Rengperreng, Desa Olor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang menjadi sorotan masyarakat.

Untuk membodohi masyarakat, pihak pelaksana tidak memasang papan informasi, sehingga masyarakat tidak mengetahui besaran anggaran dalam proyek tersebut.

Berdasarkan pantauan MaduraPost, nampak jelas kondisi bangunan yang masih berjalan 30 persen. Padahal semestinya proyek BLK tahun anggaran 2021 tersebut harus segera rampung tahun ini.

Selain itu, kontruksi bangunan yang diduga tidak sesuai spek juga menjadi sorotan masyarakat. Seperti penggunaan besi cor yang hanya menggunakan ukuran 6 ml.

"Masak ada proyek seperti itu mas, terlalu banyak ambil untung kalau proyeknya seperti itu, apalagi sampai sekarang masih belum selesai, kalau proyek anggaran 2021 seharunya sudah selesai," Kata warga yang namanya enggan disebutkan. Kamis (6/1/2022).