Bupati berharap, Digdaya ini jangan berhenti pada kegiatan sosialisasi, namun ada tindak lanjut sebagai sebuah kebutuhan sistem yang diarahkan untuk mempermudah kerja pemerintahan desa.
"Agar dananya lebih tepat sasaran dengan adanya data yang tersedia. Jangan sampai aparatur Pemerintah Desa (Pemdes) setelah pembuatan sistem ini, seakan-akan pekerjaan sudah selesai, padahal sistem dibangun untuk mempermudah kerja selanjutnya,” tandasnya.
Sosialisasi secara virtual itu diikuti oleh seluruh camat, 330 kepala desa, calon operator desa se-Kabupaten Sumenep.