PAMEKASAN, MaduraPost - Diduga telah terjadi pengamanan khusus oleh oknum Kepolisian dengan pihak pelaksana Lomba Merpati Seluruh Indonesia (SI) berskala nasional di Lapangan Desa Pandan, Kecamatan Galis yang digelar ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 level 1 di Kabupaten Pamekasan.
lomba yang dikemas dalam Arek Lancor Cup Pamekasan dimulai sejak tanggal 24 hingga 26 September 2021 diduga tanpa izin dan menimbulkan kerumunan karena dihadiri ribuan peserta.
Menurut warga setempat, hal itu berbanding terbalik dengan upaya Pemerintah Pusat serta Daerah serta yang digaung-gaungkan oleh pihak Kepolisian selama ini untuk mencegah dan memutus mata rantai penyeban Covid-19 yang masih belum sirna dari negeri ini.
"Ini kan lucu dan sangat tidak adil namanya, kita masyarakat kecil dibatasi dalam beraktivitas dan harus patuhi Prokes, loh kok malah lomba kemaren itu dibiarkan dan tidak dibubarkan oleh aparat penegak hukum. Ini kan aneh dan tebang pilih namanya," kata salah seorang warga setempat berinisial MH, Senin (27/9/2021).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Galis IPDA Hendratmoko. Y. S.H saat dihubungi via WhatsApp enggan memberikan komentar, malah ia meminta mengenai hal tersebut disuruh langsung ke Kapolsek Galis.