Lebih lanjut Zaini meminta pemerintah Kabupaten Pamekasan membubarkan tim Pemburu rokok ilegal yang dibentuk oleh pemerintah Kabupaten Pamekasan.
Selain itu, zaini juga mempertanyakan Dana DBHCHT tahun 2021 sebesar Rp 65,5 M yang tidak jelas peruntukannya. Bahkan disinyalir untuk kepentingan seorang oknum.
Para peserta aksi ditemui oleh Ketua Pamekasan" class="inline-tag-link">DPRD Pamekasan, Fathor Rahman dan ketua Komisi II Pamekasan" class="inline-tag-link">DPRD Pamekasan, Acmadi.
Namun keduanya diusir oleh peserta aksi karena dianggap hanya ngibul dan berbicara tidak sesuai fakta.