SAMPANG, MaduraPost - Kepolisian resort (Polres) Sampang mengaku kesulitan melacak keberadaan pelaku penipuan yang mencatut salah satu nama ulama di Sampang. Kasus penipuan tang dilaporkan oleh Amiruddin sekitar seminggu yang lalu tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Hal tersebut dikatakan oleh Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz melalui Kasatreskrim AKP Sudaryanto saat ditemui oleh MaduraPost di ruangannya, Kamis (15/07/2021). Menurutnya polisi merasa kesulita melacak keberadaan pelaku karena nomer telepon yang dipakai off (mati).
"Kemarin tititiknya sudah kita temukan, namun hingga saat ini nomer teleponnya sudah mati," terangnya.
Pihaknya terus berupaya mengintai pelaku sambil munggu handphone yang dia pakai diaktifkan kembali. Ia mengatakan ada beberapa kemungkinan yang bisa dilacak, yaitu ketika hpnya dinyalakan atau ketika pelaku mengganti nomer teleponnya.
"Kalau ganti nomer telepon nanti imeinya bisa kelihatan, kita tunggu saja dimana terakhir dia mematikan telepon selulernya," sambung Sudaryanto.