Sebab itu, Sekda Edi, beserta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat tak henti-hentinya terus mengimbau agar masyarakat waspada, ikuti protokol kesehatan, serta kurangi mobilitas selama PPKM darurat Covid-19 diterapkan.
"Akhir-akhir ini trennya memang naik, cuma kita imbau agar masyarakat tidak keluar rumah dan kumpul-kumpul dulu. Intinya jangan ada mobilitas dulu," jelas dia.
Dia pun mengajak masyarakat agar tak gampang percaya dengan berita bohong (hoax) yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, tidak mengikut Informasi yang sifatnya memprofokasi.
Contohnya saja adanya isu perpanjangan PPKM darurat Covid-19. Menurutnya, hingga saat ini ia belum menerima informasi valid dari Pemerintah pusat. Sebab itu, dia meminta agar masyarakat tetap tenang dan waspada.