Kemudian dalam orasinya juga, Abdus Marhaen Salam mengatakan, kalau DPRD Pamekasan hanya ingin menyelamatkan dana Pokirnya.
"Sehingga DPRD Pamekasan sepertinya tidak peduli, telah buta, dan tuli terhadap penderitaan ASN dan keluarganya, tolol, bangsat," teriak Marhaen.
Baca Juga:Rawan Kekerasan Seksual Hingga Lonjakan Kasus Terus Bertambah, PMII Sentil Dinsos P3A Sumenep
Diketahui, sampai demonstran membubarkan diri dan pindah ke depan Kantor Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan, Ketua DPRD Pamekasan tidak menemui peserta akasi.