Kemudian dalam orasinya juga, Abdus Marhaen Salam mengatakan, kalau DPRD Pamekasan hanya ingin menyelamatkan dana Pokirnya.

"Sehingga DPRD Pamekasan sepertinya tidak peduli, telah buta, dan tuli terhadap penderitaan ASN dan keluarganya, tolol, bangsat," teriak Marhaen.

Diketahui, sampai demonstran membubarkan diri dan pindah ke depan Kantor Pamekasan" class="inline-tag-link">Bupati Pamekasan, Ketua DPRD Pamekasan tidak menemui peserta akasi.