"Kalau obatnya itu sudah ada standartnya, mahal, tapi tidak perlu khawatir karena disediakan oleh Dinkes melalui dana dari APBD Pemkab," tutur Agus.
Hingga saat ini, bagi masyarakat yang menderita penyakit TBC akan menerima pelayanan semaksimal mungkin.
Baca Juga:Pasien ODGJ Capai 43 Orang, Kapus Puskesmas Pasean Targetkan Kedepan Semua Bisa Disembuhkan
"InsyaAllah pengobatannya sangat efektif dengan 95 persen lebih," ucapnya.
Kendati begitu, Agus mengatakan, Desa Siaga TBC akan terbentuk di 27 Kecamatan yang ada di Sumenep.
"Nanti akan merembet kepada Desa yang lain. Desa Garujugan, Kecamatan Gapura adalah contoh awal," jelas dia.