"Kalau obatnya itu sudah ada standartnya, mahal, tapi tidak perlu khawatir karena disediakan oleh Dinkes melalui dana dari APBD Pemkab," tutur Agus.
Hingga saat ini, bagi masyarakat yang menderita penyakit TBC akan menerima pelayanan semaksimal mungkin.
"InsyaAllah pengobatannya sangat efektif dengan 95 persen lebih," ucapnya.
Kendati begitu, Agus mengatakan, Desa Siaga TBC akan terbentuk di 27 Kecamatan yang ada di Sumenep.
Baca Juga:BRIDA Sumenep Matangkan Peta Jalan Pengembangan IPTEK, Fokus pada Komoditas Unggulan dan Isu Daerah
"Nanti akan merembet kepada Desa yang lain. Desa Garujugan, Kecamatan Gapura adalah contoh awal," jelas dia.