"Ini harus segera di evaluasi oleh para pihak yang berwenang," tegasnya.
Menanggapi hal itu, Bupati Sumenep, Achmat Fauzi, mengapresi aksi mahasiswa itu. Bupati Fauzi menjelaskan, para mahasiswa sudah berani menyampaikan aspirasinya secara langsung.
"Kami terus mengkaji dan melihat, dan kami cocokkan. Permintaan mahasiswa yang pasti, saya tetap berusaha, karena ini apresiasi mereka mampu dan berani melakukan penyampian aspirasi kepada kami. Artinya, aspirasi itu sudah kami terima, baik secara tertulis dan dari apa yang disampaikan mahasiswa," ucap Bupati Fauzi.
Kedepan, Bupati Fauzi akan melakukan beberapa langkah kongkret terkait tuntutan aktivis mahasiswa. Pihaknya berjanji akan menginput data dan beberapa informasi dari internal Pemkab Sumenep terlebih dahulu.
"Rapot merah ini kan ada dari eksternal maupun internal. Nantinya kita akan padukan. Kami kan juga punya dapur sendiri, internal gimana. Tapi kalau eksternal tidak apa-apa memberikan rapot merah. Kalau dari internal, ya pasti ada beberapalah yang tidak kami buka disini," pungkasnya.