"Sebenarnya mereka sudah ada tenaga medis asli orang sana. Cuma masyarakat sendiri yang tidak mau, alasannya saya tidak tahu. Nah, untuk tenaga medis disana malah tidak mau ditugaskan di Desanya sendiri. Kemudian, sekarang mau menyalahkan pemerintah ? wong masyarakatnya juga begitu. Katanya sih, soalnya saya belum konfirmasi," jelasnya.

Rais sedikit bercerita, sebenarnya, warga Pulau Bulu Manok memiliki seorang tenaga medis asli kelahiran Desa tersebut. Hanya saja, kata dia, kurangnya kepedulian antar masyarakat yang membuat tenaga kesehatan di Desanya tersebut malah tidak berfungsi.

"Kalau untuk medisnya ada. Cuma dari awal selalu minta ditugaskan di induk. Mana tingkat kesadaran masyarakat ? masyarakatnya sendiri tidak sadar, pemerintah malah yang dijadikan kambing hitam nanti," paparnya.

Disamping itu, soal transportasi yang juga disoal lamban dalam melakukan pelayanan bagi warga yang membutuhkan, sebagai contoh kisah Hendrayani, diakui Rais, jika pemerintah tidak wajib menyediakan transportasi atas kemauan masyarakat setempat.