Menurut keterangan Nunahsan yang didapat dari pihak Puskesmas Nonggunong, berulang-ulang pihak Puskesmas telah melakukan pengusulan tenaga kesehatan di Pulau Bulu Manok, hasilnya pun nihil.

"Sudah sering kami ajukan, akan tetapi sampai saat ini tidak ada respon dari Sumenep" class="inline-tag-link">Dinkes Sumenep. Kita juga menunggu regulasi dari Dinkes," ujar Nunahsan, menirukan pernyataan salah satu pihak Puskesmas yang sempat memberikan keterangan padanya.

Lain halnya dengan Camat Nonggunong, Rais Yusuf, saat dikonfirmasi Madurapost melalui sambungan selularnya mengatakan, untuk kepastian aslinya belum mengetahui dengan benar. Dia mengaku, belum ada laporan resmi dari masyarakat maupun Kepala Desa (Kades) setempat.

"Kalau terima laporan langsung dari warga atau Kadesnya dari sana, tidak pernah saya. Saya bahkan tau dari media sosial juga tentang kabar itu, bahwa ada orang yang ingin melahirkan dan dibawa ke Puskesmas. Ternyata Alhamdulillah di tengah jalan lahir, kan sangat bersyukur itu," ungkapnya.

Sementara, ditanya soal minimnya tenaga medis di Kecamatan Nonggunong, Rais menepis. Dia menyatakan, bahwa masyarakat sering menyalahkan pemerintah soal keterlibatan tenaga medis.