SAMPANG, MaduraPost - Jembatan Rahayu Pasarenan kecamatan Kedungdung yang menghubungkan enam desa sudah dua Minggu rusak, Namun hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Sampang belum ada tindakan.
Akibat longsornya jembatan tersebut diduga karena karena penahan tebing jembatan tidak kuat menahan terjangan air akibat curah hujan yang tinggi.
Pantauan media ini di lapangan, longsornya tebing jembatan sejauh 10 meter tersebut karena tanah di lokasi tersebut labil, dan longsornya jembatan yang dibangun pada tahun 2015 lalu tersebut membuat akses ekonomi masyarakat tersendat.
Di lokasi jembatan, KH. Makmun Hadrowi mengatakan, longsornya tebing jembatan Rahayu Pasarenan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
"Jembatan itu longsor sudah dua minggu, kalau ini dibiarkan, saya kuatir jalan ini sampai longsor semua, dan akses jalan akan lumpuh," katanya, Sabtu (23/1/2021).