"Sebab yang membangun bangunan tersebut dari Provinsi, akan tetapi kami akan kroscek dulu di aset daerah, sebab itu jauh sebelum saya menjabat Kadisdik," ucapnya.

Terpisah, menyikapi apa yang telah disampaikan Kadisdik tersebut, Abdus Marhaen Salam yang sejatinya merupakan seorang aktivis pemerhati kebijakan di Pamekasan sangat menyayangkan. Bahkan ia mengatakan, apa yang disampaikan oleh Kadisdik itu justru terkesan lucu dan acuh tak acuh terhadap bangunan yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya.

"Toh meskipun yang membangun atau anggarannya itu dari Provinsi, tapi saya rasa tidak mungkin tidak ada campur tangan dari Pamekasan" class="inline-tag-link">Disdik Pamekasan, tidak mungkin pihak Provinsi langsung tiba-tiba membangunnya tanpa ada koordinasi dan persetujuan Pemkab atau pihak Disdik disini," pungkasnya, Jum'at (15/01/2021).

Marhaen (sapaan akrabnya) juga menyayangkan terhadap Pemkab terkhusus pihak Disdik yang sepertinya tidak ada upaya untuk melanjutkan bangunan itu atau sekedar ditempati dan difungsikan sebagaimana mestinya, atau memang pembangunan itu sengaja hanya dijadikan lahan mencari pundi-pundi kekayaan oleh beberapa pihak.