"Kan sudah saya rilis tadi malam. Sudah ! kalau sudah di rilis saya tidak akan memberikan informasi. Baya ya ?," ucapnya saat dikonfirmasi Madurapost.net, Kamis (17/12).
Ditanya soal jumlah jajaran petinggi atau pejabat di Kabupaten Sumenep yang ikut terpapar Covid-19, pihak menyebutkan jika hal itu menjadi privasi per-individual.
"Saya khawatir anda akan dituntut jika mereka tidak berkenan. Karena ini kan menjadi privasi mereka," tegas Dian, sapaan akrab Ferdiansyah Tetrajaya.
Menurutnya, pandemi Covid-19 berikut nama penyakit dan virusnya telah menjadi momok bagi masyarakat Indonesia. Tak ayal jika informasi masyarakat yang tertular virus tersebut lantang dan tidak semuanya harus diberitakan.