Hal itu menurut Misrawi karena kurangnya sosialisasi atau alat peraga kampanye yang disampaikan oleh kandidat atau dari KPU.

"Biasanya kan banyak stiker, atau Baliho. Disini tidak ada itu pak, Jadi masyarakat banyak yang tidak tahu," Jelasnya.

Sebagaimama diketahui, Kontestasi Politik Pilkada Sumenep Tahun 2020 diikuti oleh dua pasangan calon. Paslon Nomor 1, Achmad Fauzi - Dewi Khalifah yang diusung PDIP, serta didukung PAN, Hanura, Gerindra, PKS, dan PBB.

Sedangkan Paslon Nomor 2 adalah Fattah Jasin - Kiai Ali Fikri yang diusung PKB dan PPP, serta didukung Demokrat, Golkar, dan NasDem. (Mp/al/kk)