SUMENEP, MaduraPost - Ratusan massa aksi pelaku atau pekerja seni di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, turun jalan menyuarakan keadilan karena dampak pandemi covid-19.

Mereka melakukan aksi demonstrasi ke kantor Bupati sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep membawa tuntutan kesejahteraan bagi para pelaku usaha. Bermacam pelaku seni seperti dangdut, sinden, ludruk, dan pekerja seni lainnya meminta agar bisa bekerja kembali.

Mereka mengaku, selama masa pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan masuk ke Sumenep, hingga saat ini sudah sepi job. Sebab itulah para pekerja seni tersebut menyuarakan aspirasi kepada pemerintah setempat agar dibuka kembali hiburan dan pekerjaannya itu.

"Kami 9 bulan tidak menerima job manggung. Sumenep sudah zona kuning, seharusnya aktifitas seni sudah bisa berjalan kembali. Kami kenapa turun jalan, karena menuntut keadilan," ungkap Encung Hariadi, salah satu Sutradara Ketoprak Rukun Karya (Lawan) asal Kecamatan Saronggi ini, Rabu (11/11).

Selama satu jam lebih berorasi di depan kantor Bupati Sumenep, akhirnya 20 perwakilan massa melakukan audiensi bersama pejabat Pemkab setempat.