"Saya heran dan tidak percaya dengan kejadian ini karena sudah biasa ke pasar. kenapa bisa lolos keluar, padahal karcis dan kunci masih saya bawa. Apa tidak dicek saat keluar," Kata Ismawati.

Ismawati berharap agar pihak pengelola pasar Srimangun bertanggungjawab atas hilang Sepeda motor tersebut.

Sementara itu Kordinator Pasar Srimangun Misnaki mengakui bahwa hal tersebut merupakan kelalaian petugas.

"Saya sering kali mengingatkan kepada empat penjaga pintu masuk dan keluar agar jangan sampai lengah. Setiap sepeda motor yang keluar, kancisnya harus di scan. Tapi kenapa ini masih terjadi," Kata Misnaki.