"Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman saat transaksi di warung, yang kemudian berkembang menjadi cekcok. Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung dan saat ini yang bersangkutan sedang mendapatkan penanganan medis di RS Hermina Kemayoran," kata Donny.

Menurutnya, seluruh rangkaian peristiwa kini sedang ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang. Kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali terkendali. Aparat kepolisian dan TNI masih berkoordinasi guna memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang beredar di media sosial yang belum tentu menggambarkan kejadian secara lengkap. TNI AD memastikan bahwa setiap prajurit yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran," ujarnya.***