SUMENEP, MaduraPost - Aktivitas tambang galian C di Dusun Tenggina, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali memicu penolakan warga.

Pengambilan material tanah yang disebut sudah berlangsung sejak 2018 itu tak menunjukkan tanda berhenti. Bahkan, belakangan ini pengerukan dilakukan menggunakan alat berat jenis excavator.

Area tambang disebut berada sangat dekat dengan kawasan hunian. Beberapa rumah warga hanya terpaut sekitar 20–25 meter dari tepi galian.

Situasi tersebut membuat masyarakat setempat diliputi kecemasan, terlebih ketika hujan turun atau saat alat berat beroperasi.

“Sudah beberapa kali kami memohon agar penggalian dihentikan, termasuk kepada kepala desa. Tapi sampai sekarang tetap berjalan. Sekarang malah sudah pakai excavator,” ungkap seorang warga kepada media ini yang meminta namanya dirahasiakan, Senin (4/5).