Menurutnya, intensitas inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan progres pekerjaan di berbagai titik proyek akan ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.

“Kami akan lebih sering turun ke lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi. Jika ada laporan masyarakat terkait dugaan masalah dalam pelaksanaan proyek, tentu akan segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Muhri menilai besarnya nilai DAK yang dialokasikan untuk pembangunan daerah harus dikawal secara ketat agar penggunaannya tepat sasaran.

Pengawasan yang kuat dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan administratif maupun teknis setelah proyek selesai dilaksanakan.