Pada kesempatan yang sama, Zulhas juga mengingatkan para kepala desa agar tidak menyia-nyiakan program tersebut.
Ia menilai desa yang lambat memanfaatkan program koperasi berpotensi tertinggal dibandingkan desa lain yang sudah memiliki fasilitas ekonomi bersama.
"Kepala desa jangan malas. Kalau desa lain sudah punya koperasi dengan berbagai usaha seperti agen pupuk, kendaraan angkut, hingga usaha lainnya, sementara desanya tidak punya, nanti bisa rugi sendiri," tegasnya.
Ia juga meminta pemerintah kabupaten bersama pemerintah desa segera menyiapkan lahan yang dibutuhkan agar pembangunan koperasi dapat segera direalisasikan.
Dukungan pemerintah daerah, menurutnya, menjadi faktor penting agar program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa tersebut berjalan optimal.