Dalam sambutannya, Zulhas juga memberikan apresiasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan koperasi di berbagai daerah.

Ia menilai keterlibatan aparat teritorial seperti Babinsa membantu mempercepat proses pembangunan di lapangan.

"Kalau tidak ada TNI, sulit membangun sampai 80 ribu koperasi sekaligus. Kalau semuanya dikerjakan secara sipil melalui proses tender, bisa memakan waktu lama," katanya.

Ia menyebutkan, pemerintah menargetkan pembangunan puluhan ribu koperasi desa dapat terealisasi secara bertahap di seluruh Indonesia. Hingga Juni mendatang, pemerintah berharap sekitar 30 ribu koperasi desa sudah berdiri dan mulai beroperasi.