“Jadi nanti kita akan melihat tim infeksi, keamanan pangan, untuk memastikan makanan yang dijual pada takjil itu sesuai dengan standar keamanan pangan,” kata Ellya, Sabtu (28/2).

Ia menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan secara kasatmata. Petugas juga akan menggunakan alat khusus berupa sanitarian kit guna memastikan makanan benar-benar higienis dan layak konsumsi.

Perangkat tersebut membantu tim kesehatan menilai kualitas pangan, termasuk tingkat kebersihan serta potensi kontaminasi.

Pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat kecamatan. Setiap puskesmas telah menyiapkan tim yang siap terjun saat ada kegiatan pembagian takjil di wilayah masing-masing.