“Penerima bantuan disesuaikan dengan kelompok tani pengusul,” kata Chainur Rasyid saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/2).
Pejabat yang akrab disapa Inung itu menjelaskan, program pengadaan hand tractor merupakan bagian dari upaya percepatan pengolahan lahan pertanian di tingkat petani.
Dengan dukungan mekanisasi, proses membajak dan menyiapkan lahan dinilai lebih hemat waktu serta tenaga dibanding cara konvensional.
Menurutnya, modernisasi alat pertanian menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas sektor tanaman pangan.