“Rp100 ribu untuk meredam teman-teman media, Rp100 ribu-nya lagi dipakai ketika ada rapat koordinasi,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (8/2) siang.
Sumber tersebut menegaskan, penarikan iuran itu disebut merupakan instruksi dari koordinator wilayah (Korwil).
Tujuannya, kata dia, sebagai bentuk sumbangan untuk mengantisipasi munculnya pemberitaan negatif terkait operasional dapur MBG.
“Tarikan iuran Rp200 ribu itu memang perintah dari Korwil. Intinya, uang sumbangan itu untuk meredam berita-berita negatif soal dapur MBG,” ujarnya.