“Ini bukan hanya peristiwa religius, tapi ruang perenungan. Di dalamnya ada pesan tentang kejujuran, amanah, dan keberanian mengevaluasi cara hidup terutama di tengah tantangan ekonomi,” ujar H. Fajar, Jumat (6/2).

Ia menilai, kegiatan berbagi kepada nasabah menjadi pesan simbolik bahwa bank syariah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, melainkan juga mitra sosial masyarakat.

Melalui langkah tersebut, bank ingin hadir lebih dekat, lebih manusiawi, serta ikut menemani masyarakat dalam momen reflektif menjelang Ramadan.

H. Fajar menegaskan, Nisfu Sya’ban memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan literasi keuangan umat.