Dengan cara tersebut, proses penentuan pejabat diharapkan berjalan objektif dan berbasis kemampuan.

Ia menegaskan bahwa seluruh peserta seleksi nantinya akan dinilai berdasarkan kompetensi dan kapasitas masing-masing, sehingga pejabat terpilih benar-benar siap menjalankan tanggung jawabnya.

“Yang jelas, nanti seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan. Penilaiannya tentu berdasarkan kemampuan para pendaftar, agar yang terpilih benar-benar siap menjalankan tugas,” tandasnya.***