“Profiling ASN bukan sekadar penilaian, melainkan instrumen penting untuk memastikan penempatan SDM yang tepat, percepatan pengembangan kompetensi, dan perencanaan suksesi yang lebih terarah,” ujarnya di sela pembukaan, Selasa (9/12) kemarin.

Menurut Arif, langkah ini merupakan bagian dari komitmen besar sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep mendorong aparatur yang bukan hanya kompeten, tetapi juga siap bersaing dalam lanskap birokrasi yang sedang berubah cepat.

Ia menekankan betapa pentingnya membangun budaya kerja yang menuntut integritas sekaligus kebutuhan untuk terus mengasah kemampuan.

“Perubahan birokrasi menuju tata kelola yang modern dan berbasis talenta hanya bisa terwujud jika seluruh ASN memiliki integritas, kompetensi, dan semangat untuk berkembang,” tegasnya.