Penuh syukur, penuh rasa saling memiliki, penuh rasa bahwa perjalanan kita, meski tak selalu mudah, membawa kita sampai di meja ini, malam ini.
Angin malam membawa aroma rintik hujan yang usai sejak sore. Anak-anak bersandar di kita, satu di kamu, satu di aku.
Sesaat semuanya terasa begitu pas sebuah momen yang biasanya hanya muncul di mimpi atau film, tapi malam itu nyata, hidup, dan milik kita.
Liburan di Hotel Myze bukan sekadar liburan. Ia adalah pengingat bahwa kita sudah berjalan jauh kamu, saya, dan dua anak laki-laki hebat kita.
Bahwa rumah bukan hanya tempat, tetapi kita berempat. Bahwa dunia sebesar apa pun akan selalu terasa kecil ketika kita berada dalam lingkaran yang sama, berbagi tawa, langkah, dan cerita.